DEFINISI SOFTSKILL DAN ALGORITMA

DEFINISI SOFTSKILL DAN ALGORITMA PEMOGRAMAN DAN KASUS ELEKTRO

Halo semuanya…

kali ini penulis akan memposting tugas baru softskill yang berjudul DEFINISI DARI SOFSKILL DAN ALGORITMA PEMOGRAMAN DAN KASUS ELEKTRO. Oke sekarang langsung aja ya ke materinya.

 

DEFINISI DARI SOFTSKILL

 

      softskillMenurut istilah Softskill adalah EQ (Emotional Intelligence Quotient) dimana seseorang dapat di kategorikan kedalam kehidupan sosial, komunikasi, dan kebiasaan, softskill merupakan keterampilan seseorang yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Yang melatari adanya softskill adalah karena setiap orang memiliki bakat yang dimana bakat tersebut nantinya akan mempengaruhi dari segi psikologi dari orang tersebut dalam kehidupannya. Bakat itu sendiri bisa dikategori seperti hobby yang mengantar bakatnya menjadi suatu hal yang luar biasa.

 

IMPLEMENTASI DARI SOFTSKILL DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

 

 

gamerbisa dicontohkan seperti seseorang yang senang bermain game online dan game offline. Dari kegemarannya bermain game tersebut muncul rasa ingin tahu bagaimana game tersebut yang berupa gambar 2D, 3D, atau 4D bisa bergerak, dan dari situ dia mulai mempelajari algoritma pemograman game tersebut, dan membuat program dari game tersebut.  Maka softskill orang tersebut adalah sebagai seorang  (Game developer).  Namun disini penulis juga ingin memberi tahu bahwa soft skill itu sendiri tidak akan berjalan sempurna apabila tidak di iringi dengan Hard Skill. Sedikit mimin akan menjelaskan dari HARDSKILL

 

PENGERTIAN DARI HARDSKILL

 

 

softskill_hardskill

Hardskills merupakan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Sementara itu, softskills adalah keterampilan seseorang yang berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan keterampilan dalam mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills) yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal.

Tadi penulis memberikan contoh implementasi dari softskill dalam kehidupan sehari-hari, penulis sempat membahas tentang seseorang yang ingin menjadi seorang Game developer harus belajar HADSKILL Algoritma Pemograman, nah kebetulan penulis adalah anak Teknik Elektronika di Universitas Gunadarma, dan pada semerter 6 ini penulis akan membahas tentang Devinisi dari Algoritma Pemograman.

 

 

 

SEJARAH ALGORITMA

 

Apa itu algoritma?

 

argoritma-dasar

Ahli Sejarah Matematika menemukan asal kata algoritma tersebut yang berasal dari nama penulis buku arab yang terkenal yaitu Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi. Al-Khuwarizmi dibaca orang barat menjadi Algorism. Al-Khuwarizmi menulis buku yang berjudul Kitab Al Jabar Wal-Muqabala yang artinya “Buku pemugaran dan pengurangan” (The book of restoration and reduction). Dari judul buku itulah diperoleh akar kata “Aljabar” (Algebra). Perubahan kata dari Algorism menjadi Algorithm muncul karena kata Algorism sering dikelirukan dengan Arithmetic, sehingga akhiran usm berubah menjadi uthm.Karena perhitungan dengan angka Arab sudah menjadi hal yang biasa, maka lambat laun kata algorithm berangsur-angsur dipakai sebagai metode perhitungan (komputasi) secara umum, sehingga kehilangan makna kata aslinya. Dalam bahasa Indonesia,kata algorithm diserap menjadi algoritma. Sekarang penulis ingin membahas sejarah dari Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi

 

SEJARAH ABU JA’FAR MUHAMMAD IBNU MUSA Al-KHUWARIZMI

 

al-khawarizmi

 

 

Muḥammad bin Mūsā al-Khawārizmī (Arab: محمد بن موسى الخوارزمي) adalah seorang ahli matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Lahir sekitar tahun 780 di Khwārizm (sekarang Khiva, Uzbekistan) dan wafat sekitar tahun 850 di Baghdad. Hampir sepanjang hidupnya, ia bekerja sebagai dosen di Sekolah Kehormatan di Baghdad

Buku pertamanya, al-Jabar, adalah buku pertama yang membahas solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat. Sehingga ia disebut sebagai Bapak Aljabar. Translasi bahasa Latin dari Aritmatika dia, yang memperkenalkan angka India, kemudian diperkenalkan sebagai Sistem Penomoran Posisi Desimal di dunia Barat pada abad ke 12. Ia merevisi dan menyesuaikan Geografi Ptolemeus sebaik mengerjakan tulisan-tulisan tentang astronomi dan astrologi.

Kontribusi dia tak hanya berdampak besar pada matematika, tapi juga dalam kebahasaan. Kata Aljabar berasal dari kata al-Jabr, satu dari dua operasi dalam matematika untuk menyelesaikan notasi kuadrat, yang tercantum dalam buku dia. Kata algorisme dan algoritma diambil dari kata Algorismi, Latinisasi dari nama dia. Nama dia juga di serap dalam bahasa Spanyol Guarismo dan dalam bahasa Portugis, Algarismo yang berarti digit.

 

DEFINISI ALGORITMA

 

Adapun defenisi algoritma yaitu sebagai berikut :

  • Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis. (Rinaldi Munir, 2006)
  • Algoritma diartikan sebagai prosedur langkah demi langkah untuk memecahkan masalah atau penyelesaian tugas khususnya dengan menggunakan bantuan komputer (merriam-webster`s Collegiate Dictionary).
  • Algoritma sebagai urutan logis pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah (Kamus Besar Bahasa Indonesia)
  • Algoritma adalah teknik penyusunan langkah demi langkah penyelesaian masalah dalam bentuk kalimat singkat dengan jumlah kata terbatas, namun tersusun secara logis sistematis (suarga, 2006).
  • Teknik penyusunan langkah-langkah penyelesaian masalah dalam bentuk kalimat dengan jumlah terbatas tetapi tersusun secara logis dan sistematis.
  • Prosedur yang jelas untuk menyelesaikan suatu persoalan dengan menggunakan langkah-langkah tertentu dan terbatas jumlahnya.

Kriteria Algoritma yang baik:

  1. Tepat, benar, sederhana, standar dan efektif
  2. Logis, terstruktur dan sistematis
  3. Semua operasi terdefinisi
  4. Semua proses harus berakhir setelah sejumlah langkah dilakukan
  5. Ditulis dengan bahasa yang standar dengan format pemrograman agar mudah untuk diimplementasikan dan tidak menimbulkan arti ganda.

“Suatu algoritma harus menghasilkan output yang tepat guna (efektif) dalam waktu yang relatif singkat dan penggunaan memori yang relatif sedikit (efisien) dengan langkah yang berhingga dan prosesnya berakhir baik dalam keadaaan diperoleh suatu solusi ataupun tidak adanya solusi.

 

Jenis jenis algoritma

Terdapat beragam klasifikasi algoritma dan setiap klasifikasi mempunyai alasan tersendiri. Salah satu cara untuk melakukan klasifikasi jenis-jenis algoritma adalah dengan memperhatikan paradigma dan metode yang digunakan untuk mendesain algoritma tersebut. Beberapa paradigma yang digunakan dalam menyusun suatu algoritma akan dipaparkan dibagian ini. Masing-masing paradigma dapat digunakan dalam banyak algoritma yang berbeda.

  • Divide and Conquer, paradigma untuk membagi suatu permasalahan besar menjadi permasalahan-permasalahan yang lebih kecil. Pembagian masalah ini dilakukan terus menerus sampai ditemukan bagian masalah kecil yang mudah untuk dipecahkan. Singkatnya menyelesaikan keseluruhan masalah dengan membagi masalah besar dan kemudian memecahkan permasalahan-permasalahan kecil yang terbentuk.
  • Dynamic programming, paradigma pemrograman dinamik akan sesuai jika digunakan pada suatu masalah yang mengandung sub-struktur yang optimal (, dan mengandung beberapa bagian permasalahan yang tumpang tindih . Paradigma ini sekilas terlihat mirip dengan paradigma Divide and Conquer, sama-sama mencoba untuk membagi permasalahan menjadi sub permasalahan yang lebih kecil, tapi secara intrinsik ada perbedaan dari karakter permasalahan yang dihadapi.
  • Metode serakah. Sebuah algoritma serakah mirip dengan sebuah Pemrograman dinamik, bedanya jawaban dari submasalah tidak perlu diketahui dalam setiap tahap; dan menggunakan pilihan “serakah” apa yang dilihat terbaik pada saat itu.

 

Jenis Proses Algoritma

Jenis proses Algoritma sebagai berikut:

  1. Sequace Process merupakan Instruksi dikerjakan secara sekuensial (berurutan).
  2. Selection Process merupakan Instruksi dikerjakan jika memenuhi kriteria tertentu.
  3. Interation Process merupakan Instruksi dikerjakan selama memenuhi suatu kondisi tertentu.
  4. Concurret Process merupakan beberapa instruksi dikerjakan secara bersama.

 

Penulisan algoritma dapat dilakukan dengan cara berikut:

 

  1. Menggunakan bahasa natural (bahasa indonesia, bahasa inggris atau bahasa yang di mengerti oleh manusia), kendala yang sering muncul adalah pernyataan yang dibuat menggunakan bahasa natural adalah sering menimbulkan kebingungan (ambiguous).
  2. Menggunakan flowchard (diagram alir). Pengguna diagram ali dalam algoritma lebih baik dibanding pain 1, karena alogaritma dalam bentuk flowchart baik secara visual tetapi bila algoritmanya panjang maka flowchartnya juga menjadi repot.
  3. Menggunakan pseudo-code. Penulisan ini dekat pada bahasa pemprograman namun sulit dimengerti oleh orang yang tidak mengerti pemrograman .

 

PENGERTIAN PROGRAM DAN BAHASA PEMROGRAMAN

Yang dimaksud dengan program adalah kumpulan instruksi yang digunakan untuk mengatur computer atau mesin  agar melakukan suatu tindakan tertentu. Tanpa program, mesin atau computer sesungguhnya tidak dapat berbuat apa-apa. Program merupakan salah satu bagian penting pada mesin atau computer,karena fungsinya mengatur mesin dan komputer agar melakukan tindakan yang sesuai dengan yang dikehendaki. Orang yang membuat program biasa disebut programmer.

Suatu program ditulis dengan mengikuti kaidah bahasa pemrograman tertentu. Komputer bekerja seperti switching dan hanya mengenali 0 dan 1 dan Manusia dapat mengerjakan suatu intruksi berdasarkan kalimat-kalimat. Jadi, kita perlu adanya bahasa penghubung agar komputer mampu mengerti segala instruksi dari manusia, yang kita sebut sebagai bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman diubah kedalam bahasa yang dipahami oleh komputer dengan menggunakan interpreter atau kompiler.

Interpreter menerjemahkan instruksi selama program diminta untuk dieksekusi. Jika seseorang bermaksud menjalankan program tersebut agar dapat dijalankan oleh komputer, mula-mula kode sumber (source code) diterjemahkan dulu ke dalam bentuk kode mesin per baris instruksi. Setelah satu baris instruksi tersebut dipahami komputer, instruksi tersebut dijalankan. lalu interpreter kembali memproses baris instruksi lainnya.

Sedangkan kompiler, menerjemahkan instruksi ke dalam kode objek secara keseluruhan, setelah semua instruksi diterjemahkan, instruksi yang telah dimengerti oleh komputer baru dijalankan.Proses tersebut dinamakan kompilasi.

Dalam dunia pemrograman dikenal berbagai macam bahasa pemrograman, namun yang lebih umum digunakan adalah Pascal, Java, C, C++, dan BASIC.

Secara garis besar, bahasa-bahasa pemrograman dapat dikelompokkan menjadi:

  • Bahasa beraras tinggi – high level language (Assembler)
  • Bahasa beraras rendah – medium level language (C, Pascal, Fortran) dan
  • Bahasa beraras rendah – low level language (Java, C++, C#).

Semakin tinggi tingkatan bahasa, semakin mudah dipahami oleh programmer (manusia), dan semakin rendah tingkatannya, semakin mudah pula dimengerti oleh komputer.

 

DEFINISI KASUS ELEKTRONIKA

Devinisi kasusu elektronika adalah masalah yang ada pada kehidupan kita sehari-hari khususnya dalam ilmu elektronika. Hubungannya dengan ilmu algoritma adalah sebuah solusi yang tepat untuk menyelesaikan suatu kasus yang ada yang berhubungan dengan elektronika dengan begitu dari masalah-masalah tersebut akan melahirkan sebuah inovasi yang berguna untuk orang banyak. Contoh-contoh dari kasus elektronika akan dibahas pada postingan penulis selanjutnya.

Leave your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s